Rabu, 30 Oktober 2013 - 07:03:40 WIB
Setulang Resmi Jadi Desa Wisata
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pariwisata - Dibaca: 2349 kali

Bupati Yansen TP, kemarin (28/10) meresmikan Desa Setulang Kecamatan Malinau Selatan Hilir sebagai desa wisata. Peresmian dilakukan bersamaan dengan upacara Peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di Desa Setulang.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, penandatanganan prasasti Desa Wisata Setulang. Setulang diresmikan menjadi desa wisata melalui Keputusan Bupati Malinau. Selain desa lainnya, yakni Long Alango dan Apau Ping di Kecamatan Bahau Hulu.

Setulang terpilih sebagai desa wisata mengingat desa ini memiliki potensi wisata yang tinggi, disamping lokasi desanya yang dekat dengan wilayah ibukota Kabupaten Malinau. Setulang termasuk salah satu desa yang kaya akan potensi seni dan budaya serta alam.

Kekayaan budaya dan seni diperlihatkan masyarakat Desa Setulang, mulai dari generasi tua, muda hingga anak-anak. Sebagai desa wisata, Setulang juga punya potensi alam yang menjanjian. Antara lain hutan Tana Ulen yang membentang tak jauh dari pemukiman warga.

Hutan ini merupakan hutan desa yang ditetapkan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI. Semula, hutan ini merupakan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Namun Kemenhut RI menerbitkan SK Nomor 526/Menhut-II/2013 tertanggal 26 Juli, isinya menetapkan hutan produksi terbatas tersebut menjadi hutan desa dengan luas 4.013 hektare.

SK Kemenhut tersebut selanjutnya memberi kewenangan pada masyarakat Setulang  melalui Lembaga Adat Setulang untuk melakukan pengelolaan dan pengawasan secara lestari.

Sebelum meresmikan Setulang sebagai desa wisata, Bupati Yansen TP mengungkapkan, bahwa peresmian tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Malinau sebagai daerah wisata. Langkah awal ini mendapat dukungan dari masyarakat Desa Setulang dan seluruh stakeholder terkait. Tanpa kecuali pihak-pihak swasta yang perannya penting dalam mengembangkan industry wisata. (ida/ipk - Radar Tarakan)



Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.