Senin, 18 November 2013 - 14:45:00 WIB
Pasang Traffic Light di Dua Titik Jalan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Fasilitas Umum - Dibaca: 2660 kali

Rencana Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Malinau untuk menambah trafight light di jalan-jalan protokol, mulai direalisasikan.

Sejak beberapa hari lalu, Dishubkominfo telah memasang trafight light di simpang empat, Malinau kota. Trafight light tersebut kini tinggal menunggu pengaktifannya saja yang akan dikerjakan oleh teknisi dari Dishub Tarakan.

“Teknisi trafight light ini kita datangkan dari Dishub Tarakan,” ujar Kadishubkominfo Kabupaten Malinau HM Pandi SH MAp, melalui Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, Markus Mangiwa, ST, kepada Radar Tarakan.

Dari rencana pengaturan lalu lintas yang telah dirancang Dishubkominfo, trafight light ini dibuat tiga fase dengan lebih difokuskan pada pengaturan jalur dari arah Jalan Raja Alam ke jembatan Malinau Seberang dan sebaliknya. Hal ini guna menghindari antrean panjang di jembatan Malinau seberang.

Dijelaskan Markus –sapaan akrabnya- fase pertama yakni saat lampu hijau aktif sekaligus dari arah Jalan Raja Alam dan Jembatan Malinau Seberang, pengguna kendaraan hanya bisa melintasi dua jalur saja. Untuk arah Jalan Raja Alam bisa langsung lurus ke arah jembatan Malinau Seberang atau belok kiri ke arah Jalan Panembahan (Polsek Malinau Kota).

Jalur yang tidak boleh adalah ke arah Jalan A. Kosasih atau ke pasar lama. Begitu pun sebaliknya, bagi pengguna kendaraan dari arah Jembatan Malinau Seberang, bisa langsung lurus ke arah Jalan Raja Alam atau berbelok kiri ke jalan A. Kosasih. Sedangkan ke arah Jalan Panembahan, tidak diperbolehkan.

Untuk fase kedua dan ketiga yakni bagi pengguna kendaraan dari arah Jalan A. Kosasih dan Jalan Panembahan, bebas melintasi semua jalur saat lampu hijau aktif.

Selain di simpang empat Malinau Kota, Makus mengungkapkan bahwa trafight light akan dipasang di simpang tiga Jalan Raja Pandhita dan Jalan Panembahan atau tepatnya di depan mini market Intimung. Dengan dipasangnya trafight light, diharapkan pengaturan lalu lintas yang selama ini terlihat semrawut di dua titik itu, bisa tertib.

Menariknya, trafight light ini tidak lagi bergantung pada listrik PLN, tetapi telah menggunakan sollar cell. Sehingga tetap bisa berfungsi meski terjadi gangguan listrik. Namun, Markus belum bisa memastikan kapan penggunakan trafight light ini disosialisasikan ke masyarakat.

Saat ini trafight light tersebut masih dalam pemasangan yang ditargetkan rampung minggu depan. Setelah itu, Dishubkominfo akan uji coba sekaligus mensetting waktu, sebelum disosialisasian ke masyarakat.

Selain memasang trafight light, sebelumnya Dishubkominfo telah melengkapi petunjuk jalan dengan memasang 205 rambu-rambu jalan di tiga Kecamatan Malinau Kota, Malinau Barat dan Malinau Utara. Markus mengharapkan peran aktif masyarakat untuk sama-sama menjaga rambu-rambu tersebut.

“Untuk rambu-rambu lalu lintas ini agar semua lapisan masyarakat menjaga fasilitas kelengkapan jalan. Karena ini menyangkut keselamatan pengguna jalan. Kita tidak tahu siapa yang merusak, cuma kadang-kadang rusak atau berpindah dari tempat yang seharusnya,” imbuhnya. (rjb/ipk - Radar Tarakan)

Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.