Kamis, 28 November 2013 - 14:47:54 WIB
APBD 2014 Ditetapkan Rp 1,427 T
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Malinau - Dibaca: 5686 kali

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Malinau tahun anggaran 2014 telah ditetapkan, dalam rapat paripurna ke-7 masa sidang III, Rabu (27/11). Penetapan itu setelah mendapat persetujuan dari empat fraksi yakni, Fraksi Golkar, PDIP, Intimung dan Pelangi Nusantara, dengan menyetujui RAPBD menjadi APBD 2014.

Meski menyetujui, tetapi sejumlah catatan disampaikan fraksi-fraksi tersebut sebagai bahan masukan dan sekaligus untuk mengingatkan kepada pemerintah.

Terjadi perubahan pada nilai APBD tahun 2014 jika dibandingkan dengan APBD tahun ini. Seperti dilaporkan Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Dovina Damus bahwa pendapatan pada APBD 2014 ditetapkan sebesar Rp 1,427 triliun lebih dan belanja mencapai Rp 2,306 triliun lebih.

Rapat Paripurna tersebut dengan agenda penyampaian pandangan akhir DPRD, melalui fraksi-fraksi tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, Pdt Martin Labo MTh MSi dan Wakil Ketua I, Drs Jhonny Laing Impang MSi, Northon Billa SSos serta Bupati Dr Yansen TP dan Wakil Bupati Topan Amrullah. 

Ketua DPRD, Pdt Martin Labo menyampaikan bahwa paripurna tersebut  merupakan tahap terakhir dari proses pembahasan RAPBD 2014.  Sebelum ditetapkan, jelasnya, lebih dulu telah dilaksanakan tahapan-tahapan sesuai dengan mekanisme.

Tahapan tersebut  dimulai dari kesepakatan KUA PPAS antara eksekutif dan legislatif. Penyampaian nota pengantar RAPBD 2014 oleh Bupati Yansen TP, lalu pemandangan umum DPRD  melalui fraksi-fraksi yang dilaksanakan pada 25 Oktorber lalu.

Selanjutnya Pdt Martin Labo, jawaban kepala daerah terhadap pandangan DPRD atas nota pengantar RAPBD yang dilaksanakan pada 1 November lalu. Kemudian pembahasan tingkat komisi pada 2 hingga 12 November. Pembahasan bersama antara banggar dan panggar eksekutif dari 13 hingga 16 November, dan diakhiri persetujuan bersama antara DPRD dan bupati mengenai besaran RAPBD 2014.

Rangkaian tersebut, lanjut Pdt Martin Labo, mencerminkan kesungguhan kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah, melalui tim anggaran eksekutif dan banggar legislatif untuk menyusun RAPBD. 

“Pembahasan RAPBD antara eksekutif dan legislatif berjalan baik dengan pandangan kritis yang konstruktif dan argumen yang kuat. Serta memunculkan pandangan-pandangan baru dalam menyelesaikan masalah,” terang Pdt Martin Labo. (ida/ipk - Radar Tarakan)



Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.