Jumat, 24 Januari 2014 - 09:44:35 WIB
Masih Ada SKPD Belum Kumpulkan Renja
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Malinau - Dibaca: 79279 kali

MALINAU - Usulan program dan kegiatan satuan kerja perangkat daerah berdasarkan hasil forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tahun 2014 dalam penyusunan rancangan kegiatan pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Malinau tahun anggaran 2015, hingga Rabu (22/1)  kemarin masih dikumpulkan dan disusun oleh Bappeda.

Penyusunan dan pengumpulan usulan program dan kegiatan setiap SKPD tersebut dikelompok sesuai dengan 4 bidang pilar pembangunan Kabupaten Malinau. Yaitu, bidang pembangunan infrastruktur, bidang  pembangunan sumber daya manusia (SDM) bidang ekonomi kerakyatan dan bidang penatalayanan pemerintah/reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Malinau Dr Ernest Silvanus SPi MM kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya Rabu  (22/1) kemarin.

Dijelaskan, setiap tahun jumlah anggaran yang dibutuhkan berdasarkan hasil Musrembang itu mencapai Rp 3 hingga 5 triliun lebih.  Sedangkan kemampuan keuangan daerah untuk mendanainya setiap tahun hanya dibawah atau tidak sampai Rp 2 triliun saja. Oleh karena itu, dengan dilakukan penyusunan dan pengumpulan usulan program dan kegiatan SKPD ini nantinya akan dapat diketahui jumlah kegiatan sebelum dilakukan forum SKPD dilakukan dan sesudah forum SKPD digelar.

Namun demikian, kata mantan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan  Kabupaten Malinau ini, masih ada juga beberapa SKPD yang belum mengumpulkan rencana kerja (renja) hasil verifikasi forum SKPD yang digelar Senin (20/1).

 “Mereka (SKPD) yang belum mengumpulkan Renja ini kami deadline dengan surat resmi bahwa batas akhir pengumpulan itu pada Kamis, 23 Januari besok (hari ini, Red). Karena tanggal 28 Januari hari Senin minggu depan itu kita sudah Musrenbang tingkat kabupaten untuk menetapkan program 2015,” ujar mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Malinau ini. 

 

Disebutkan Ernest Silvanus, berdasarkan data yang masuk dan terekap di kantor Bappeda sesuai digelar forum FKPD hingga kemarin baru beberapa dinas yang sudah terdata.

Ada yang kegiatannya bertambah dan nilai anggarannya bertambah, tetapi ada yang kegiatan bertambah tetapi anggarannya berkurang. Seperti di kelompok bidang ekonomi kerakyatan yaitu Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan dengan jumlah kegiatan sebelum forum SKPD terdapat 56 kegiatan nilai Rp 99,980 miliar.

Tetapi setelah forum SKPD dilakukan menjadi 74 kegiatan dengan nilai 102,680 miliar. Beberapa dinas yang sudah menyerahkan renja ke Bappeda yaitu Dinas Perkebunan sebelum forum SKPD digelar terdapat 21 kegiatan dengan nilai Rp 22,575 miliar dan setelah forum FKPD menjadi 23 kegiatan dengan nilai anggaran Rp 22,575 miliar.

 

Kemudian dinas kehutanan ada 21 kegiatan denilai nilai Rp9, 7 miliar, dinas pariwisata  sebanyak 30 kegiatan dengan nilai Rp51,375 miliar lebih. Kemudian Disperindagkop ada 15 kegiatan senilai Rp 16, 680 miliar, Dinas Pertambangan dan Energi sebanyak 90 kegiatan dengan nilai Rp 315,841 miliar lebih, badan pengelola pengawasan perbatasan dan daerah terpencil ada 5 kegiatan denilai nilai Rp 3, 150 miliar dan bagian ekonomi sebanyak 14 kegiatan dengan nilai Rp 29, 210 miliar.

“Nilai total sebelum forum FKPD digelar sebanyak 252 kegiatan dengan nilai anggaran Rp 548,682 miliar lebih. Kalau setelah forum SKPD, masih belum diketahui jumlah kegiatan pastinya ada berapa anggaran yang dibutuhkan karena masih dalam proses rekap dan berapa SKPD belum menyerahkan yang sudah diverifikasi,” ungkap mantan Camat Malinau Kota ini.

Untuk Bidang penatalayanan Pemerintahan, sambung Ernest ada 192 kegiatan dari 16 SKPD dengan total anggaran senilai Rp 91, 360 miliar lebih. Kemudian bidang pembangunan insfrastruktur juga belum terekap dengan baik, namun sudah diketahui jumlah kegiatannya mencapai 585 kegiatan.

Begitu juga dengan bidang SDM yang diketahui baru jumlah kegiatannya dengan total sebanyak 749 kegiatan.(ida/har Radar Tarakan)


Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.