Senin, 16 Mei 2016 - 13:20:56 WIB
Gelar Syukuran Pelantikan Bersama Rakyat
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Malinau - Dibaca: 575 kali

MALINAU-Setelah dilantik Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menjadi Bupati Malinau dan Wakil Bupati Malinau pada tanggal 4 April 2016 lalu, Dr Yansen TP MSi dan Topan Amrullah SPd MSi menggelar syukuran. Dirangkai dengan syukuran atas pelantikan Dr H Irianto Lambrie dan H Udin Hianggo sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara oleh Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo pada Februari 2016 lalu. Syukuran digelar di Stadion Utama Malinau pada hari Sabtu (14/5) pukul 19.00 wita sampai selesai dan dihadiri puluhan ribu masyarakat Malinau dan juga dihadiri pejabat di pemerintahan Kaltim–Kaltara serta beberapa kepala daerah kabupaten/kota se-Kaltara.

Dalam sambutannya, Bupati Malinau Yansen TP dan istri juga Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah beserta istri, menyampaikan ucapan terimakasih dan kebanggaan atas kehadiran gubernur beserta seluruh komponen dan jajarannya bersama masyarakat Malinau pada acara syukuran ini. “Saya tahu beliau sibuk, tapi beliau ingin hadir menyapa seluruh masyarakat Malinau,  ini sebagai bukti beliau mencintai Malinau dan seluruh masyarakatnya,” ucap bupati mengapresiasi kehadiran gubernur dan wakil gubernur di tengah-tengah masyarakat Malinau.

Khususnya warga Malinau, Lanjut Yansen TP, dia menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan kerjasama yang luar biasa, baiknya yang telah diberikan kepadanya dan wakil bupati dalam menjalankan tugas kami selama lima tahun pada periode pertamanya yaitu mulai tahun 2011 hingga 2016. Selain itu, dia juga menyampaikan ucapan terimakasih dan bangga kepada seluruh masyarakat Malinau telah mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Malinau serentak tanggal 9 Desember 2015 lalu.

“Sungguh momentum ini patut kita syukuri, karena kita menjadi satu kabupaten yang bersama-sama dengan kabupaten seluruh Indonesia sukses melaksanakan pilkadanya. Dan kita mensyukuri, rangkaian pilkada hingga kegiatan pelantikan tanggal 4 April 2016 telah berjalan dengan baik,” ucapnya.

Menurutnya, suksesnya semuanya ini tentu karena kedewasaan dan kecintaan kepada Kabupaten Malinau. Ditegaskannya, Pilkada adalah memilih seorang pemimpin dan tujuannya adalah bagaimana bersama-sama memimpin dan menyelenggarakan pembangunan. Untuk itu, dia meminta agar perbedaan-perbedaan negatif yang telah terjadi saat masa pilkada agar dihilangkan. Yansen mengajak seluruh masyarakat menyatukan jiwa dan pikiran dalam gerak langkah untuk membangun Malinau.

Selain itu,  hadirnya Gubernur Provinsi Kaltara beserta seluruh jajaran di tengah-tengah masyarakat Malinau, ditegaskan Yansen merupakan suatu bukti perhatian serius dari jajaran Provinsi Kaltara untuk membangun provinsi yang baru. Menurutnya lagi, ini menjadi motivasi semangat masyarakat Malinau untuk besama-sama mendukung pembangunan Provinsi Kaltara lima tahun kedepan. “Saya yakin beliau bapak gubernur dan wakil gubernur beserta seluruh jajarannya siap untuk mewujudkan cita-cita Kaltara menjadi provinsi yang terdepan di Indonesia,” cetusnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, bupati bersama wakil bupati beserta keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Malinau jika ada hal-hal yang kurang berkenan yang menyinggung perasaan dan melukai hati siapapun. Dia memohon dimaafkan dan dirinya bersama wakilnya juga mengajak semua masyarakat bergandengan tangan, bekerjasama, melangkah ke depan dengan pasti mewujudkan Malinau yang maju dan sejahtera melalui kerja keras bersama, melalui tekad yang kuat untuk mewujudkan pembangunan Malinau yang berhasil, sukses, aman, nyaman dan damai bagi seluruh rakyat Malinau. “Mohon dukungan doa, agar kami berdua beserta keluarga mampu mengemban amanah yang diberikan oleh seluruh masyarakat Malinau, bangsa dan negara kepada tugas-tugas kami lima tahun kedepan,” tuntasnya

  “Jauhkan segala bentuk kecurigaan, kebimbangan, kekhawatiran dan ketakutan. Mari kita menyatukan diri dalam semangat Malinau membangun. Dalam berbagai kesempatan saya selalu katakan bahwa perbedaan adalah rahmat dari tuhan yang maha kuasa. Perbedaan adalah kekuatan untuk kita, perbedaan adalah kekayaan untuk kita, perbedaan adalah kesempurnaan dan perbedaan adalah suatu yang indah, itulah Kabupaten Malinau,” harapnya.

Dengan segala perbedaan, menurutnya itu bisa dijadikan kekuatan untuk membangun Malinau. Dia  yakin dan percaya bahwa warga Malinau yang dewasa, adalah warga Malinau yang bangga menjadi warga negara yang hidup dan tinggal di Malinau. Untuk itulah, dia bersama wakilnya telah menyatakan sikap dan niat kuat untuk bagaimana bekerja lima tahun kedepan bersama dengan seluruh rakyat Malinau.

“Mari kita wujudkan keberhasilan pembangunan melalui Gerekan Desa Membangun (Gerdema), yang kami tegaskan dalam tiga program utama, yang pertama RT-Bersih, yang kedua Beras Daerah (Rasda) dan yang ketiga yaitu Wajib Belajar 16 tahun. Arti semua ini tidak lain adalah kami ingin rakyat Malinau terlibat dalam pembangunan, kami ingin rakyat Malinau terlibat dalam semua proses-proses penyelenggaraan pembangunan dan kami ingin masyarakat Malinau menikmati hasil kerja bapak ibu sendiri,” tuturnya sambil meyakinkan masyarakat bahwa ridho Tuhan Yang Maha Kuasa akan menyertai dalam mewujudkan Malinau yang maju dan sejahtera.

Sabtu (14/5) malam. (AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN)

sumber : kaltara.prokal.co



Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.