Jumat, 11 Oktober 2013 - 07:30:34 WIB
Penerimaan Lain-Lain Diproyeksi Turun
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Malinau - Dibaca: 71528 kali

MALINAU - Untuk penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada tahun 2014, kata Yansen TP, diproyeksi mengalami penurunan sebesar seratus persen. Kondisi ini disebabkan masih belum pastinya regulasi tentang bagi hasil pajak dari Provinsi Kaltim.

Mengingat saat ini secara administrasi kewilayahan telah masuk dalam Provinsi Kaltara. Sehingga pada tahun 2014, pemerintah daerah tidak menargetkan untuk mendapatkan dana bagi hasil maupun bantuan keuangan dari provinsi Kaltim.

Sejalan dengan rencana pendapatan yang mengalami penurunan, untuk rencana belanja tahun 2014 pun mengalami pengurangan. Pada tahun anggaran 2014, belanja daerah direncanakan sebesar Rp 1, 595 triliun. Itu berarti mengalami penurunan sebesar Rp 855 miliar lebih atau 34,92  persen. Hal itu lepas dari target awal belanja tahun 2013 yang sebesar Rp 2, 450 triliun.

“Terhadap rencana belanja daerah pada RAPBD tahun 2014 besaran belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp 693 miliar. Berarti mengalami kenaikan sebesar 12,11 persen atau Rp 74 miliar lebih dibanding tahun sebelumnya,” urai bupati.

Alokasi belanja tidak langsung ini digunakan untuk membiayai belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa.

Adanya kenaikan pada pos belanja tidak langsung ini disebabkan karena kenaikan gaji pns.

Untuk belanja langsung  pada tahun 2014 Pemkab Malinau mengalokasikan sebesar Rp 902 miliar. Artinya mengalami penurunan 50,78 persen atau sebesar Rp 930 miliar, dari target belanja tahun 2013. Adapun alokasi belanja langsung ini dipergunakan untuk membiayai belanja pegawai, barang dan jasa serta modal yang dilakukan oleh SKPD dalam peningkatan tugas-tugas pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.

Pembiayaan daerah, sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya meliputi penerimaan dan pengeluaran daerah. Untuk tahun anggaran 2014, pembiayaan netto ditargetkan sebesar Rp 543 miliar lebih. Pembiayaan netto ini terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan.

Untuk penerimaan pembiayaan daerah bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 548 miliar lebih. Dan untuk pengeluaran pembiayaan daerah berupa pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal (investasi) daerah sebesar  Rp 5 miliar (ida/ipk - Radar Tarakan)



Copyright © 2013 by PDE Malinau All rights reserved.